• Rabu, 14 Januari 2026



    MTs Nahdlatus Shibyan terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi peserta didik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Panen Kangkung sebagai Media Pembelajaran Proyek Siswa yang dilaksanakan oleh siswa-siswi kelas VII MTs Nahdlatus Shibyan pada hari Rabu, 14 Januari 2026.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Meskipun dengan keterbatasan lahan, sekolah mampu mengoptimalkan lahan sempit berukuran 1 x 8 meter menjadi kebun edukasi yang produktif dan bernilai pembelajaran tinggi.

    Pelaksanaan Kegiatan

    Panen kangkung yang dilaksanakan kali ini merupakan panen yang kedua, menandakan bahwa kegiatan bercocok tanam telah berjalan secara berkelanjutan dan terencana. Siswa terlibat langsung sejak tahap persiapan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman, hingga proses panen.

    Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses pertumbuhan tanaman, tetapi juga dilatih untuk bertanggung jawab, bekerja sama dalam kelompok, serta menghargai hasil kerja keras mereka sendiri. Proyek ini juga mengintegrasikan beberapa mata pelajaran, seperti IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Pancasila.

    Manfaat Pembelajaran

    Pemanfaatan lahan sempit sebagai kebun kangkung memberikan pengalaman belajar nyata bagi siswa. Mereka belajar bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berkarya. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, kemandirian, serta sikap gotong royong yang menjadi nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.

    Hasil panen kangkung dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pembelajaran lanjutan, konsumsi sehat, maupun kegiatan sosial di lingkungan sekolah.

    Sambutan Kepala Sekolah

    Dalam sambutannya, Kepala MTs Nahdlatus Shibyan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para siswa dan guru pembimbing.

    “Kegiatan panen kangkung ini merupakan contoh nyata pembelajaran yang bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman langsung. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar siswa memiliki keterampilan hidup, peduli lingkungan, dan mampu bekerja sama dengan baik. Terima kasih kepada guru dan siswa kelas VII yang telah melaksanakan proyek ini dengan penuh semangat.”

    Beliau juga menegaskan bahwa sekolah akan terus mendukung inovasi pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan mendorong kreativitas siswa.

    Penutup

    Kegiatan Panen Kangkung sebagai Media Pembelajaran Proyek Siswa di MTs Nahdlatus Shibyan membuktikan bahwa pembelajaran efektif dapat dilaksanakan dengan sederhana namun bermakna. Dengan memanfaatkan lahan sempit dan melibatkan siswa secara aktif, sekolah mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, edukatif, dan berkelanjutan.

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • 5 Siswa-Siswi MTs Nahdlatus Shibyan Ikuti Tsamaco V

    Sebanyak lima siswa-siswi MTs Nahdlatus Shibyan mengikuti kegiatan Tsamaco V (Tsanawiyah Madrasah Competition) yang diselenggarakan pada ha...

    - Copyright © MTs Nahdlatus Shibyan Kalipucang Kulon Welahan Jepara - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -